Overclocking Sebuah Trend Baru di Dunia Komputer

Posted: Januari 24, 2010 in Dunia Teknologi
Sebelumnya apa anda sudah tau apa itu OverClock & bagaimana cara kerja dari OverClocking??? Dalam dunia computer istilah ini sudah tidak asing lagi di telinga kita, untuk kalian yang belum tau atau baru masuk di dunia computer disini saya akan menjelaskannya. Overclocking sesuai namanya adalah memaksa Clock sebuah peripheral, biasanya Clock dari prosessor, lebih tinggi dari standarnya (Default).
Dalam seiringnya perkembangan overclocking tidak selalu harus berhubungan dengan kenaikan clock pada Processor aja, tetapi juga ketika kita memaksa sebuah peripheral pada computer untuk bekerja lebih cepat dari standarnya. Clock : satuan frekuensi yang terjadi dalam 1 waktu, Mhz prosesor di hitung dari FSB di kalikan faktor pengali, atau yang biasa di sebut multiplier.
Contoh : Intel Pentium 2,66 Ghz = 20 x 133 Di mana : *20 adalah faktor pengali *Sedangkan 133 adalah FSB (Front side bus) dari prosesor tersebut. Ngertikan maksud dari perhitungan diatas?? Kalau sudah ngerti selanjutnya saya akan jelaskan kenapa user melakukan OverClocking?? Awalnya, orang melakukan overclocking hanya untuk mendapatkan sistem yang lebih cepat dari sebelumnya bahkan sampai mendekati sistem yang spesifikasi nya berada di atas sistem yang dia miliki….(wWaaaw)
Tetapi dalam perkembangannya overclocking menjadi sebuah hobi, sebuah trend baru di dunia komputer. Overclocking tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan sebuah sistem yang setara dengan sistem yang berada di atasnya tapi juga melampaui system yang kita punya.
Bahkan sekarang ada trend di mana overclocking dipergunakan untuk mendapatkan sistem yang benar-benar di luar batas logika kita, atau bahkan jauh diatas kemampuan sistem tercepat yang telah ada bisa 2x lipat, 3x lipat, dst (Hebat Kan)???? Pada Peripheral komputer yang biasa dan umum dioverclock adalah clock dari prosessor, FSB prosessor, FSB mainboard, timing memori, FSB memori, clock memori dan core VGA, timing memori VGA.
Tidak berhenti sampai di situ aja, masih ada perubahan pada voltase/tegangan pada processor, memori, vga, & chipset agar dapat berjalan stabil pada sistem yang di overclock (hati-Hati dengan Voltase) Kenapa harus ada perubahan voltase/tegangan haiyoh ada yang tau? Seperti yang kita tahu sebuah peripheral komputer sekecil apapun pasti memerlukan daya listrik agar bisa bekerja/berjalan, bener nggak sich???>
Apabila kita menaikkan/merubah clock dari sebuah peripheral jelas saja peripheral tersebut membutuhkan daya yang cukup agar dapat bekerja/berjalan dengan stabil.Oleh sebab itu salah satu faktor penting dalam overclocking adalah suplai daya yang cukup dari penyedia daya, yaitu Power Supply, Power supply itu sangat penting jadi jangan diremehkan/ membeli yang kualitasnya kurang bagus sangat berbahaya untuk melakukan OverClock!! Sekarang kita liat apa sich pengaruh dari OverClock untuk computer kita.
Pengaruh dari sebuah periferal ketika dioverclock adalah membuat kinerja periferal tersebut lebih cepat dari standarnya dengan efek samping suhu periferal lebih panas dari seharusnya, terjadi ketidakstabilan sistem, bahkan membuat peripheral tersebut tidak mau bekerja. Hal-hal inilah yang membuat seseorang yang ingin mendalami overclocking tapi segan untuk memulainya, padahal dalam overclocking ada tingkatan-tingkatannya sendiri jadi kita bisa berhati-hati sebelum mau melakukan OverCloack.
Overclocking sendiri itu dibagi menjadi 3 yaitu :

Safe-Overclocking, Real-Overclocking, & Extreme-Overclocking yang cara & tujuannya berbeda-beda. Saya akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan Safe OverClocking??

Safe overclocking adalah pengoptimalan PC dengan aman tanpa memerlukan perubahan-perubahan atau alat-alat tambahan pada sistem yang telah ada. Untuk cakupan kali ini, saya akan membahas komputer yang bersistem operasi Windows, karena software yang tersedia bagi sistem operasi ini dan juga dengan pertimbangan banyak yang memakai sistem operasi windows.Sebelum kita memulai overclocking, sebaiknya anda udah mengetahui apa saja yang terdapat dalam sistem anda, apa jenis prosessor-nya, berapa FSB standarnya, berapa timing memorinya, dll.

Untuk mengetahuinya Anda dapat melihat pada box MainBoard untuk Spesifikasinya, atau bila anda tidak ingin repot anda bisa mnggunakan software ‘Hardware diagnostic’ yang gunanya untuk menginformasikan periferal apa saja yang terpasang di sistem computer kita, biar ngga pusing kita download aja di www.lavalyst.com.

Nah anda harus memperhatikan sebelumnya bahwa tidak semua mainboard punya dukungan overclocking lewat BIOS!!. Untuk mengetahui apakah mainboardnya mendukung fitur overclocking atau ngga, Bacalah buku Panduan mainboardnya, di bagian BIOS, apakah terdapat pengaturan terhadap clock speed prosesor, FSB prosesor, timing prosesor.

Bila tidak ada, ada alternatif lainnya, tenang aja rekan-rekan , yaitu menggunakan software overclocking (untuk beberapa merek mainboard mempunyai software overclockingnya sendiri, dan biasanya bila ada software overclocking maka BIOSnya pun mendukung overclocking).

Bila tidak ada pada Mainboardnya kita download aja software ClockGen di www.cpuid.com. Setelah kita tahu apa isi dari sistem yang di pakai & juga BIOS mendukung fitur overclocking pada meinboard, sekarang kita harus tahu settingan apa sajakah yang harus diubah agar komputer kita berjalan secara optimal.

Untuk konteks optimalisasi kita hanya akan mengubah settingan dari FSB memori terhadap FSB prosesor dan timing memori tanpa mengubah voltase dari memori maupun prosesor. Walaupun optimalisasi yang dilakukan tadi benar-benar bisa diaplikasikan tanpa adanya masalah, tetapi untuk pencegahan saja apabila komputer mengalami hal yang tidak beres, seperti misalnya tidak mau booting, atau komputer tiba-tiba restart ketika loading Windows (loading Windows gagal), tenang aja ngga usah takut ini ada langkahnya untuk mengatasi problem tersebut :

1. Bila komputer tidak mau booting dan mengeluarkan bunyi panjang-panjang itu artinya settingan memori yang dimasukkan tidak sesuai dengan memorinya (memori tidak mau berjalan dengan settingan tersebut karna melampaui batas).

Pemecahan dari masalah ini adalah coba kita matikan total komputer (langsung dari stavolt atau listrik utamanya, tunggu 1 menit dan hidupkan kembali, bila masih mati dan berbunyi maka kita harus mematikan komputer tersebut dan membuka casingnya, cari jumper untuk clear-cmos di nomor berapakah letak Jumper itu kita pasang agar setingan mainboard kembali Default (bisa dilihat di buku pedoman mainboard anda di mana letak jumper tersebut), sudah ketemu belum??

2. Bila komputer tiba-tiba restart ketika loading Windows atau ada pesan error ketika akan masuk Windows, penyebabnya bisa macam-macam. Apabila anda melakukan overclock terhadap prosessor maka bisa jadi listrik/voltase yang dibutuhkan oleh prosessor tidak cukup. Apabila permasalahan yang sama masih terjadi juga maka coba untuk mengembalikan settingan kembali seperti keadaan semula. Caranya dengan kembali masuk ke BIOS tekan Del secara terus menerus sampai masuk Bios pada saat computer hidup, lalu pilih [Load Optimized Defaults].Ketika kita mengalami masalah pada saat itu kita harus mengembalikan keadaan ke kondisinya semula, untuk mengembalikan ke pengturan optimal pada mainboardnya (safe overclock).

Berikutnya apa itu Real-Overclocking???.Disini penambahan voltase adalah hal wajib, penggantian peripheral juga bisa merupakan sebuah pilihan tepat.

Kapan ‘level’ Extreme-Overclocking tercapai? Bila sebuah komputer tidak lagi pada settingan standar seperti komputer normal, maka tidak lagi bisa berjalan sehari-hari tanpa menggunakan pendingin yang lebih bagus, tentunya fan CPU harus berjalan baik dan anda akan merasa bahwa itu semua masih belum cukup. Dan yang pasti Anda masih menginginkan lebih dari hasil sebelumnya, iya kan??

Sumber : majalah PcMild

Komentar
  1. dedekusn mengatakan:

    Overclocking sebuah trend…. tapi sy masih belum mencobanya takut salah, jadiya selalu pake setting default😉

  2. marchM mengatakan:

    hanya ada satu kata “MANTAP”

  3. Red mengatakan:

    trend sih emang, tapi bukan baru sob. sejak gue di jaman kuliahan sekitar 1997-an pun sudah dimulai trendnya😀

  4. darahbiroe mengatakan:

    baru tahu nuyy hehhehe

    berkunjung n ditunggu ajah kunjungan baliknya makasih

  5. Frans Asisi hardi mengatakan:

    a very interesting article, already open new insight

  6. Frans Asisi hardi mengatakan:

    overclocking is new, how they are using can share

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s